Sabtu, 13 Januari 2018

Peresmian Jembatan Ciputrapinggan



Jembatan Ciputrapinggan yang menghubungkan jalan nasional di Kabupaten Pangandaran akhirnya diresmikan oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Adang Hadari.
Sebelum jembatan pengganti dibangun, Jembatan Ciputrapinggan yang merupakan urat nadi bagi perekonomian dan pariwisata di Pangandaran ini ambruk akibat diterjang arus sungai yang meluap. Akhirnya akses jalan baik menuju ke Pangandaran maupun dari Pangandaran ke daerah lain sempat terputus.


Maka untuk memulihkan kembali perekonomian dan pariwisata yang sempat lumpuh, pemerintah daerah meminta untuk dibangunnya dua jembatan bailey atau jembatan darurat supaya akses jalan penghubung bisa pulih kembali.
"Ketika saya dan pak H Adang tengah menjalankan amanah menjadi Bupati dan Wakil Bupati di Kab Pangandaran kurang lebih 8 bulan, tiba-tiba jembatan Ciputrapinggan ambruk. Dalam 45 hari perekonomian di Pangandaran lumpuh dan menurun drastis," ungkap Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata saat akan meresmikan dan membuka jembatan Ciputrapinggan, Kamis, 11 Januari 2018.
Kuat tekanan mencapai 115 persen
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Kementerian PU PR, Kadimin didampingi pihak kontraktor, Erwin Rahdiawan, dia mengatakan, bahwa pengganti jembatan Ciputrapinggan sudah selesai di bangun dan memiliki kuat tekanan hingga mencapai 115 persen. 
"Setelah dilakukan hammer test dan uji laboratorium dan berdasarkan hasil uji dari lembaga independen, kuat tekanan sudah melebihi dari spesipikasi yakni 115 persen," ujarnya, seraya dirinya menambahkan, hasil tersebut, menurut Kadimin diluar rencana awal yang hanya mencapai 100 persen.
"Kuat tekanan jembatan mencapai 34,5 Mpa, yang awalnya cuma 29 Mpa. Jadi lebih dari sempurna," ucap Kadimin yang juga ikut menyaksikan peresmian jembatan Ciputrapinggan.
Kadimin mengatakan, perluasan lahan di samping kiri jembatan sepanjang 10 meter dan samping kanan 10 meter, statusnya untuk pemanfaatan bersama. Lahan tersebut kata Kadimin bisa digunakan oleh pemerintah daerah untuk membuat taman sebagai daya tarik wisatawan sebagai daerah pariwisata.

"Terserah lahan yang 10 meter itu mau dibuat apa oleh pemerintah daerah untuk daya tarik wisatawan. Hanya saya nanti apabila lampu mercury nya sudah terpasang, pembayaran rekening dibebankan ke Pemda Pangandaran," ujarnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar